Friday, March 8, 2013

Penggunaan Geographic Information System (GIS) untuk Memvisualisasikan dan Menganalis Lokasi Spasial dalam Lingkungan Retail


Untuk menjadi sukses, sebuah perusahaan perlu menetukan target pasarnya dan menempatkan toko mereka pada lokasi yang paling terlihat dan mudah diakses oleh target pasar tersebut. Lokasi gerai Starbucks merupakan rencana pemasaran yang dibuat secara hati-hati yang bertujuan untuk memberikan Starbuck’s Corporation return on investment yang maksimum. Agar sukses, Starbucks menghabiskan banyak uang untuk memastikan bahwa mereka menargetkan demografi yang tepat pada lokasi yang benar-benar tepat. Geographic Information System digunakan untuk memvisualisasi distribusi spasial dari lokasi-lokasi Starbuck’s Coffee di Chicagoland. Lokasi dari Starbuck’s Coffee dibandingkan dengan data yang disediakan oleh sensus dari US Census Bureau. Dengan memvisualisasikan dan menganalisa lokasi-lokasi spasial, maka dapat ditentukan daerah yang tidak terlayani dengan baik dan daerah yang lebih memiliki banyak pelanggan dan telah terlayani.



Translated from: Using a Geographic Information System (GIS) to Visualize and Analyze Spatial Location in a Retail Environment, Marros, Robert J.

Picture credit: Using a Geographic Information System (GIS) to Visualize and Analyze Spatial Location in a Retail Environment, Marros, Robert J.

 

4 comments:

  1. Informasinya berguna sekali debrina,keep writing:)

    ReplyDelete
  2. wah ternyata keren juga sistem informasi starbucks. jadi penasaran kalo starbucks jakarta gitu juga ga ya? semoga iya. keep writing deb!

    ReplyDelete
  3. keren ya starbucks, semoga di Indonesia juga diterapin kaya gitu ya atau mungkin cafe kopi buatan Indonesia juga bisa adopsi sistem ini :)

    ReplyDelete
  4. Wah informasi yang sangat menarik buat saya mengenai teknologi GIS yang digunakan Starbucks. Terimakasih atas postingannya Saudari Debrina.

    ReplyDelete